Selasa, 14 Juli 2020

Berbagai Penyakit Ikan Arwana Beserta Penyebab Dan Cara Penyembuhannya

Berbagai Penyakit Ikan Arwana Beserta Penyebab Dan Cara Penyembuhannya

Perasaan risau, gundah gulana, khawatir dan semua perasaan berkecambuk apabila Ikan Arwana kesayangan kita terserang penyakit bukan? Untuk pencinta Ikan Arwana, tidak berlebihan jika jenis ikan ini memerlukan perawatan lebih dibandingkan ikan hias jenis lainnya. Di samping harganya yang lumayan mahal, ikan ini rentan terserang berbagai jenis penyakit ikan. Kali ini kita akan membahas berbagai jenis penyakit Ikan Arwana beserta penyebab dan cara-cara penyembuhannya.

Penyakit Badan Nungging Pada Arwana
badan nungging pada Arwana

Badan Nungging (Swim Bladder Disease)
Badan nungging adalah keadaan dimana bagian ekor dari ikan berada di atas, sedangkan bagian kepalanya berada di bawah, sehingga ikan berenang menungging ke arah bawah. Badan nungging ini disebabkan oleh masalah pada gelembung renang ikan, dimana gelembung renang ini sendiri berfungsi untuk mengatur saat ikan harus menyelam atau mengapung (cara kerja yang sama seperti kapal selam). Pada Ikan Arwana nungging, gelembung renang biasanya kelipat atau terpelintir atau terjepit, sehingga udara di bagian gelembung renang tidak bisa keluar (gelembung renang Arwana berbentuk seperti balon memanjang, terletak di bagian bawah, mulai dari perut sampai hampir mendekati daerah pangkal sirip belakang).

Berbagai penyebab badan ikan nungging pada Arwana:
  • Cara pengiriman ikan yang terlalu kasar. Ikan Arwana biasanya dikirim dengan menggunakan plastik ikan. Dalam pengiriman tersebut, biasanya pihak pengirim tidak terlalu memperhatikan atau tidak tahu cara pengiriman ikan yang baik. Ikan yang dikirim secara kasar (dibanting-banting atau dibolak-balik paket pengirimannya) dapat menyebabkan gelembung ikan pada Arwana menjadi terpelintir. Ini yang menyebabkan banyaknya laporan bahwa ikan yang baru dibeli oleh penghobi Arwana mengalami penyakit badan nungging.
  • Sering juga keluhan penghobi Arwana yang mengeluhkan pada saat penggantian air di akuarium menyebabkan Arwana kesayangan menjadi nungging. Menurut pengamatan kami, ini disebabkan penggantian air yang terlalu drastis (disarankan maksimal hanya 30% air aja yang diganti pada saat pembersihan akuarium). Pada saat mengganti air terlalu drastis atau terlalu banyak, perbedaan tekanan air bisa juga menyebabkan terjadinya badan nungging pada ikan. Bisa juga saat penambahan air yang terlalu kasar, menyebabkan terpelintirnya gelembung renang pada ikan.
  • Pengaruh ketinggian air pada akuarium. Sesuaikan ketinggian air pada akurium kita dengan ukuran Ikan Arwana kita. Ikan yang berukuran kecil jangan ditempatkan pada akurium dengan air terlalu tinggi. Pada saat menyelam, tekanan air yang terlalu besar bisa merusak gelembung renang pada ikan, dan akhirnya menyebabkan ikan nungging. 
  • Pemberian pakan yang tidak teratur juga bisa menyebabkan badan ikan nungging. Jangan memberikan pakan terlalu banyak, dan jangan juga terlalu sedikit. Usahakan pemberikan pakan ikan sesuai dengan ukuran ikan dan teratur.
  • Penyebab alami. Biasanya ini merupakan gangguan alami pada gelembung renang ikan, tidak ada hubungannya dengan perlakuan kita pada ikan. Bisa disebabkan oleh tumor, dropsy, atau sembelit pada ikan yang menyebabkan gelembung ikan tertekan. Bisa juga merupakan bawaan lahir pada ikan.
  • Infeksi bakteri juga bisa menyebabkan permasalahan pada gelembung renang ikan. Beberapa jenis protozoa dan nematoda bisa menyerang gelembung renang ikan. Oleh sebab itu, kita harus selalu memperhatikan kebersihan akuarium kita.

Penyakit badan nungging pada ikan ini merupakan salah satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Namun kita bisa mencoba beberapa cara ini untuk mengatasi badan ikan nungging:
  • Turunkan batas ketinggian air sampai sebatas punggung akuarium. Dengan ketinggian air sebatas punggung ikan, menyebabkan ikan tidak lagi berenang nungging. Mudah-mudahan jika gelembung renangnya terpelintir atau terjepit, lama kelamaan bisa normal kembali. Perhatikan terus gerakan ikan kita, biasanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk penyembuhannya. Jika udah mulai normal, tambah sedikit demi sedikit airnya. Perhatikan lagi beberapa hari, jika normal, kita bisa menambahkan lagi ketinggian air. Namun jika ternyata kembali nungging, kurangi lagi air sampai sebatas punggung ikan. Tetapi jika sudah terlanjur cacat pada gelembung renangnya, kita tidak bisa terlalu berharap.
  • Jika ternyata badan ikan nungging disebabkan oleh sembelit, kita harus memperhatikan suhu di akuarium kita. Suhu yang terlalu rendah atau terlalu dingin akan memperlambat proses pencernaan dan mengakibatkan sembelit. Kita bisa menggunakan heater untuk mengatur suhu di akuarium kita. Setel suhu akuarium sekitar 30 derajat Celcius, pertahankan suhu ini sampai ikan kita berangsur-angsur membaik.
  • Jika badan nungging disebabkan pola makan yang tidak teratur dan terlalu banyak, kita bisa mempuasakan ikan selama 3 hari. Ikan yang makan terlalu banyak bisa menyebabkan pembengkakan organ dalam sehingga menekan atau merusak gelembung renang. Selama masa puasa, kita bisa memperhatikan ikan kita. Apabila gaya renangnya sudah normal, puasa bisa dihentikan. Dan ingat, setelah itu jangan memberikan pakan ikan terlalu banyak.
  • Cara yang ekstrim yang dilakukan adalah dengan cara operasi. Biasanya operasi yang dilakukan adalah dengan cara mengeluarkan udara yang terperangkap dalam gelembung renang dengan jarum suntik. Namun cara ini sangat beresiko, bisa menyebabkan kematian ikan apabila dilakukan salah. Dan apabila bisa berhasil, gerakan ikan tidak adakan senormal seperti sedia kala.

Penyakit Arwana Gigit Ekor Pada Ikan Arwana
gigit ekor pada Arwana

Gigit Ekor (Tail Bite Disease)
Arwana gigit ekor ditandai dengan rusaknya ekor dan sirip yang diakibatkan ikan Arwana itu sendiri yang menggigit ekornya. Jika tidak segera ditangani, bisa menyebabkan rusaknya ekor Arwana dan hanya tersisa sirip tulang ekor / siripnya aja. Biasanya Arwana gigit ekor bisa diamati dari gerak-gerik Arwana yang kelihatan gelisah dan berenang hilir mudik kesana kemari secara tidak wajar, berenang berputar-putar pada satu poros yang sama dan lama kelamaan akan menggigit ekornya sendiri.

Penyebab Arwana gigit ekor:
  • Hal paling utama yang menyebabkan Arwana gigit ekor adalah kehadirkan parasit di ekor dan sirip ikan. Gigit ekor sendiri merupakan reaksi ikan akan kehadiran parasit tersebut dan berusaha untuk mengatasi atau menghilangkan parasit. Beberapa jenis parasit yang menyebabkan Arwana gigit ekor antara lain kutu jarum (anchor worm) dan caplak.
  • Stres pada ikan. Stres pada ikan bisa disebabkan karena berada di lingkungan yang baru, pindah akuarium baru, pindah posisi akuarium, lingkungan yang bising, banyaknya orang yang lalu lalang di depan akuarium atau akuarium yang berukuran terlalu kecil yang menyebabkan ikan tidak nyaman. Arwana merupakan ikan yang sensitif dengan tempat tinggalnya, jika merasa tidak nyaman, maka penyakit gigit ekor bisa terjadi.

Cara mengatasi Arwana gigit ekor:
  • Jika ternyata disebabkan oleh parasit yang keliatan oleh kita, kita boleh langsung menyingkirkannya dengan mencabut parasit tersebut dengan pinset. Setelah parasit tersebut bersih, pindahkan ikan ke akuarium baru atau wadah baru. Bersihkan akuarium sebelumnya dan kuras sampai habis jika ingin dipakai kembali sebagai wadah ikan. Hal ini untuk mencegah parasit yang tertinggal di akuarium kembali menjangkiti Arwana kita.
  • Jika gigit ekor disebabkan oleh faktor stres, beberapa langkah yang bisa kita lakukan antara lain: tambahkan tankmate sebagai teman ikan; matikan lampu akuarium untuk sementara waktu sampai Arwana tenang; tutup keseluruhan akuarium dengan kain, kertas atau koran sampai Arwana tenang. 

Penyakit Kembang Sisik Pada Arwana
kembang sisik pada Arwana

Kembang Sisik (Dropsy)
Kembang sisik pada Arwana ditandai dengan sisik-sisik ikan yang membuka (menyerupai kulit buah nanas). Jika semakin parah dan tidak diobati, dapat menyebabkan kematian pada Arwana kesesayangan kita.

Penyebab penyakit kembang sisik (dropsy) pada Arwana:
  • Penyakit kembang sisik ini disebabkan oleh bakteri internal yaitu Aeromonas Punctata. Bakteri tersebut menyerang bagian ginjal dari ikan. Dalam kondisi sudah parah, salah satu indikasi yang muncul yaitu sisik-sisik yang berdiri (kembang sisik / dropsy) pada Arwana.
  • Penyebab munculnya bakteri ini dan berbagai jenis bakteri dan jamur yang menyebabkan penyakit ikan adalah kondisi air yang tidak bagus. Kondisi air ini tidak sesuai dengan parameter yang ideal dan sesuai bagi Ikan Arwana. Air yang terlalu kotor dan jarang dikuras dapat menyebabkan berkembang pesatnya bakteri Aeromonas Punctata yang menyebabkan penyakit dropsy (kembang sisik) pada Arwana.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan penyakit kembang sisik pada Arwana antara lain:
  • Ganti air secara berkala. Ganti sepertiga volume air dalam akuarium secara berkala dengan air berkualitas baik (air galon, air mineral, atau air pam dan sumur yang sudah diendapkan terlebih dahulu) 2 atau 3 hari sekali. Tambahkan garam ikan secukupnya, naikkan suhu air berkisar antara 31 - 32 Celcius (dengan heater). Ulangi sampai kondisi Arwana menjadi lebih baik.
  • Jika ternyata penyakit kembang sisiknya sudah terlalu parah, kita dapat memberikan antibiotik yang diberikan bersama pakannya (lebih efektif daripada memasukkan antibiotik ke air). Kita bisa menggunakan antibiotik Tetracyline dengan dosis 250 mg yang dibagi menjadi 10 bagian. Lalu buatlah konsentrat dengan mencampurkan aquabidest 80 ml. Ambil campuran ini sebanyak 5 ml, lalu suntikkan ke pakan yang biasa kita kasih ke Arwana (bisa beberapa ekor jangkrik, udang ataupun kodok). Barulah pakan tersebut kita berikan kepada Arwana yang sakit.
  • Apabila ikan sudah dalam keadaan mogok makan akibat penyakit ini, kita bisa memberikan antibiotik skala penuh. Kita bisa menggunakan Penicillin, dengan dosis 5 mg per liter air yang diulang setiap 2 hari sekali. Jika Arwana sudah beberapa kali terserang penyakit ini dan terdahulunya kita sudah menggunakan Penicillin, biasanya penyakit menjadi kebal terhadap Penicillin. Untuk Arwana yang sudah beberapa kali terserang dropsy dan sudah tidak bisa disembuhkan dengan Penicillin, kita bisa menggunakan antibiotik yang lebih keras seperti Phenoxethol. Buatlah konsentrat 1% dengan aquabidest. Lalu tambahkan air dengan perbandingan 1:99. Setiap 10 ml dari konsentrat ini dicampur lagi dengan 1 liter air.

Serangan Parasit Kutu Jarum Pada Ikan Arwana
kutu jarum pada Arwana

Kutu Jarum
Kutu Jarum / Kutu Jangkar sendiri merupakan parasit yang bentuknya menyerupai jarum atau jangkar. Parasit ini menggunakan jangkar atau kait di kepalanya untuk menempel pada tubuh ikan. Parasit ini dapat dilihat kasat mata, berukuran sekitar 1 - 1,5 cm. Biasanya parasit ini menyerang bagian mata, insang dan sirip ikan. Sebenarnya parasit ini tidak terlalu berbahaya, namun sering terjadi infeksi sekunder yang diakibatkan serangan parasit ini, yang memudahkan bakteri dapat masuk melalui luka yang diakibatkan oleh melekatnya kutu jarum tersebut.

Penyebab ikan terserang kutu jarum:
  • Pakan ikan yang terinfeksi. Pakan hidup yang tidak steril bisa saja mengandung bibit kutu jarum. Jika pakan tersebut langsung tercampur dengan wadah / akuarium pemeliharaan, kutu jarum tersebut bisa dengan mudah berpindah ke Arwana kesayangan kita.
  • Tankmate Arwana yang terinfeksi. Tankmate / teman akuarium buat Arwana kadang-kadang membawa parasit kutu jarum. Perhatikan dengan baik sebelum mencampurkan tankmate ke dalam akuarium Arwana kita. Pastikan tankmate bebas penyakit, terutama kutu jarum. Tankmate Arwana yang sering membawa parasit kutu jarum adalah Ikan Sapu-Sapu. 

Beberapa cara untuk mengatasi serangan kutu jarum pada Arwana:
  • Cabut kutu jarum pada badan Ikan Arwana dengan pinset. Pastikan hingga kepala kutu jarum tersebut ikut tercabut. Hati-hati pada saat pencabutan, karena kepala kutu jarum mempunyai kait yang dapat merobek kulit atau sisik ikan. Setelah kutu jarum yang ada pada tubuh ikan berhasil dicabut semuanya, segeralah tambahkan antibiotik ikan pada kolam atau akuarium tempat pemeliharaan. Antibiotik ikan dapat dibeli di toko-toko penjual ikan hias.
  • Cara lainnya adalah dengan memberikan obat anti parasit antara lain seperti Demilin. Obat anti parasit ini bisa juga diperoleh di toko-toko ikan hias. Bubuk Demilin dilarutkan sesuai dosis dalam wadah karantina tanpa filter. Biarkan Arwana terendam dalam larutan selama 2 - 3 hari. Setelah itu ganti air setengah, obat ditambahkan. Dua hari diobati biasanya kutu jarum akan rontok semua. Proses ini biasanya harus diulangi sampai 3 kali, agar kutu jarum ini musnah sampai ke akar-akarnya beserta dengan telur-telurnya.
  • Penggunaan ikan pemakan parasit sebagai tankmate Arwana. Beberapa jenis ikan pemakan parasit seperti Manvis, Tiger Barb, dll, mempunyai kebiasaan memakan parasit yang ada di akuarium, termasuk juga di badan Ikan Arwana. Namun cara ini tidak bisa digunakan jika Ikan Arwana telah terserang parasit kutu air terlalu fatal.
  • Jaga kebersihan air dan wadah pemeliharaan ikan. Air yang bersih dan wadah yang bersih bisa mencegah berkembangnya parasit-parasit ikan, termasuk kutu jarum.

Penyakit Mata Drop Eye Pada Arwana
mata DE pada Arwana

Mata Drop Eye (Mata D.E)
Yang dimaksud mata DE pada Ikan Arwana apabila mata ikan terlihat turun ke bawah (seakan-akan ikan selalu melihat ke bawah). Normalnya mata Ikan Arwana normal melihat ke samping (tidak turun
ke bawah). Masalah ini paling banyak ditemukan pada Ikan Arwana.

Berbagai penyebab mata DE (mata drop eye) pada Ikan Arwana antara lain:
  • Ikan Arwana yang dipelihara di dalam akuarium umumnya terserang penyakit ini. Mengapa bisa demikian? Di habitat aslinaya, Ikan Arwana merupakan ikan permukaaan (ikan yang lebih sering hidup di permukaan air), dan berburu mangsanya yang biasanya ada di permukaan air atau di atas permukaan air. Pada kondisi alaminya, mata Ikan Arwana ini selalu memandang ke atas, sehingga jarang ditemukan mata ikan drop eye pada habitat alaminya. Sementara di akuarium, mau tidak mau ikan ini sering melihat keluar akuarium, baik ke samping maupun ke bawah. Lama kelamaan, otot mata Ikan Arwana akan terbiasa dan menyebabkan terjadinya mata ikan DE (drop eye).
  • Pakan ikan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pakan alami ikan ini adalah mangsa-mangsa yang berada di permukaan air atau di atas permukaan air (seperti berbagai jenis serangga, kodok, dll). Kadang kita sering memberikan pakan Arwana berupa ikan-ikan kecil, udang hidup, ataupun pakan lain yang biasanya hidup di dasar akuarium. Hal ini menyebabkan Arwana kesayangan kita harus berburu di dalam air, hal ini lama kelamaan bisa menyebabkan mata drop eye pada Arwana kesayangan.
  • Sinar lampu yang terlalu kuat dari atas. Sering kita memberikan lampu yang terlalu kuat dengan tujuan agar ikan dan akuarium terlihat indah. Namun hal ini bisa berdampak pada mata Ikan Arwana.
  • Dasar akuarium yang memantulkan bayangan atau seperti cermin. Ini bisa menyebabkan ikan kesayangan kita selalu melihat ke bawah akibat bayangan-bayangan ikan ataupun air. Ini juga bisa menyebabkan mata DE pada ikan. 
  • Tanning pada Ikan Arwana. Tanning biasa dilakukan oleh penghobi untuk menaikan warna pada ikan. Namun yang timbul biasanya terjadi gejala mata DE pada Arwana. Mata DE Arwana pada proses tanning biasanya merupakan adaptasi alami mata Arwana terhadap sinar yang terlalu terang lampu tanning.

Cara mengatasi mata DE pada Arwana:
  • Jika kita terpaksa memelihara Arwana dalam akuarium, dan ikan kita udah mempunyai gejala DE (drop eye), kita bisa menutup sekeliling akuarium dengan material gelap (seperti kain, koran, dll). Hal ini untuk mencegah agar mata ikan kita tidak bertambah parah dan membiasakan ikan agar tidak memandang ke samping atau ke bawah. Namun ini tergantung juga dengan usia ikan kita, jika sudah terlalu tua, biasanya gejala mata DE sudah agak susah untuk disembuhkan.
  • Jika mata DE pada ikan kita tidak juga berubah lebih baik, kita bisa memindahkan ikan kita ke dalam kolam ataupun bak yang berukuran lumayan besar. Kalau Ikan Arwana kita masih muda, biasanya cara ini cukup berhasil untuk menyembuhkan mata drop eye. 
  • Berikan Ikan Arwana kesayangan kita dengan pakan ikan yang mengapung di permukaan air. Pakan-pakan yang mengapung ini antara lain: kelabang, jangkrik, kodok, ulat, dll.
  • Istirahatkan mata Arwana anda. Memang indah jika Arwana kesayangan dilihat dengan menggunakan lampu apalagi lampu yang cukup terang. Jika kita terbiasa menyalakan lampu setiap saat, Aro kesayangan akan selalu aktif demikian juga matanya. Jika terus menerus dilakukan, bisa menyebabkan mata Aro menjadi DE (karena Arwana kita pelihara di akuarium). Istirahatkan mata Ikan Arwana kesayangan kita dengan mematikan semua lampu baik lampu di akuarium maupun lampu di ruang tempat diletakkannya akuarium kita. Saat yang paling tepat adalah malam hari, matikan semua lampu yang ada, ini akan mengistirahatkan mata Aro kesayangan kita.
  • Langkah paling ekstrim yang biasanya dilakukan oleh para pedagang Ikan Arwana adalah dengan melakukan operasi ringan pada mata ikan. Operasi ini dilakukan dengan membuang lapisan lemak bagian atas pada ikan dan diharapkan mata kembali normal. Namun saya pribadi sebagai pecinta Ikan Arwana tidak merekomendasikan cara ini. Tidak semua yang melakukan operasi adalah ahli operasi, bukannya menyembuhkan cara ini menyiksa ikan. Paling parahnya adalah mata ikan menjadi cacat. Bukankah kita ini pencinta Ikan Arwana dan bukan penyiksa Ikan Arwana?
  • Sebagai tindakan pencegahan, biasanya para penghobi Arwana sering memasukkan bola pimpong ke dalam akuarium. Tujuannya adalah agar bola pimpong tersebut bisa menarik perhatian pada Ikan Arwana, sehingga mata ikan tersebut lebih sering memandang ke atas.

Penyakit Mata Berkabut Pada Arwana
mata kabut pada Arwana

Mata Kabut (Cloudy Eye)
Penyakit ini ditandai dengan adanya kabut pada mata Ikan Arwana yang mulanya tipis, namun lama kelamaan selaput kabutnya menebal dan menutupi keseluruhan mata ikan (seperti katarak pada mata manusia). Kornea mata ikan yang biasanya bening berubah menjadi putih sedikit demi sedikit, akibatnya penglihatan ikan menjadi terganggu. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa menyebabkan kebutaan permanen pada Ikan Arwana kesayangan.

Penyebab penyakit mata berkabut (cloudy eye) pada Ikan Arowana:
  • Kualitas air dalam akuarium ataupun kolam yang tidak terjaga. Kualitas air yang tidak bagus bisa berupa air gantian yang kurang bagus kualitasnya ataupun terlalu lama dalam melakukan penggantian air dalam akuarium.
  • Adapun penyebab utama mata berkabut / cloudy eye adalah infeksi mikroorganisme pada mata ikan. Mikroorganisme berbahaya ini sendiri diakibatkan oleh kualitas air yang tidak terjaga. Semakin buruk kualitas air dalam akuarium, semakin berkembang pula mikroorganisme berbahaya bagi ikan.
  • Produksi lendir berlebihan, biasanya sebagai akibat reaksi terhadap infeksi protozoa parasit (penyakit selapur lendir kulit), kualitas air yang memburuk (amonia, nitrit dan nitrat), nilai pH air yang tidak sesuai (terlalu asam), keracunan (klor / kloramin), atau akibat perlakuan pengobatan yang tidak sesuai.
  • Infeksi sekunder. Ini disebabkan oleh terjadinya kerusakan fisik pada mata. 
  • Kekurangan vitamin, khususnya vitamin A, B dan C.

Pengobatan penyakit mata berkabut / cloudy eye pada Ikan Arwana (khususnya yang diakibatkan oleh infeksi bakteri atau mikroorganisme berbahaya):
  • Bersihkan akuarium secara menyeluruh pada akuarium yang ikannya terindikasi terjangkit penyakit mata berkabut. Isolasi ikan yang sakit dan pisahkan dengan ikan yang sehat. Akuarium yang terdapat ikan sakit harus segera dibersihkan dan jika bisa dijemur di sinar matahari untuk mematikan mikroorganisme berbahaya.
  • Sama seperti pengobatan penyakit ikan yang disebabkan oleh mikroorganisme, kita bisa menaburkan antibiotik ke dalam akuarium. Misalnya kita bisa menggunakan antibiotik Amoxyxilin, Tetrasiklin atau Methtylene Blue sebagai cara yang paling ampuh. Antibiotik tidak bisa langsung diberikan ke dalam akuarium yang bermasalah. Kita harus membersihkan dahulu akuarium beserta aksesoris-aksesorisnya terlebih dahulu sebelum menambahkan antibiotik ke dalamnya. Ganti air dengan air baru sepenuhnya, taburkan antibiotik sesuai petunjuk pemakaian. Cara yang lebih baik adalah dengan cara memindahkan ikan yang terinfeksi ke akuarium / tempat baru yang lebih steril, baru diobatin dengan menggunakan antibiotik. Jangan lupa untuk menggunakan heater untuk menjaga kestabilan suhu akuarium (sekitar 30 - 32 derajat Celcius) sehingga tetap ideal bagi kehidupkan ikan. Ulangi proses ini beberapa kali hingga ikan sembuh total dari penyakit mata berkabut ini.
  • Jika ikan telah menunjukkan kesembuhan, jangan lupa untuk menjaga kebersihan akuarium dan menjaga kualitas air dalam akuarium. Jangan sampai ikan terkena kembali penyakit yang sama, karena jika terkena penyakit ini kembali, agak susah dalam penyembuhannya (bakteri / mikroorganisme berbahaya menjadi lebih tahan terhadap anti biotik yang kita berikan). Sering-seringlah membersihkan akuarium dan menggunakan air berkualitas (air endapan, air mineral galon, dll) dalam proses pembersihan akuarium.

Penyakit Mulut Cakil Pada Arwana
mulut cakil pada Arwana

Mulut Cakil
Mulut cakil Arwana ditandai dengan bibir bagian bawah ikan yang memanjang melebihi bibir bagian atas ikan. Pada ikan yang memiliki mulut cakil parah, bagian bibir bawah ikan bahkan bisa jauh lebih panjang dari bibir bagian atasnya.

Penyebab bibir / mulut cakil pada Ikan Arwana:
  • Faktor genetik. Ini merupakan bawaan ikan sejak lahir, dan bukan merupakan kesalahan perawatan.
  • Kesalahan memberikan pakan ikan. Pakan / makanan ikan yang diberikan harus disesuaikan dengan ukuran ikan. Jika makanan / pakan yang diberikan terlalu besar, ikan dipaksa untuk mengunyah atau mengulum makanan terlebih dahulu. Jika dibiasakan, mulut ikan bisa menjadi cakil, walaupun sebelumnya bibir / mulut ikan dalam kondisi normal (sering ada kejadian dari penghobi yang mengeluhkan bibir Ikan Arwana-nya menjadi cakil seiring pertumbuhan, walaupun pada saat diadopsi untuk pertama kali kondisi mulut ikan normal).
  • Terlalu memaksa memberikan pakan pada ikan. Berikan makan pada ikan secukupnya saja. Ikan Arwana tidak perlu dipaksa untuk diberi makan sebanyak-banyaknya. Pemaksaan makan pada ikan juga merupakan salah satu penyebab mulut ikan menjadi cakil.

Cara mengatasi dan mencegah kondisi Ikan Arwana kesayangan yang bermulut cakil:
  • Berikan makan pada ikan secukupnya saja, jangan terlalu dipaksakan. Ikan berukuran kecil mungkin bisa diberikan makan 2 kali sehari, namun jika sudah berukuran dewasa (di atas ukuran 30 cm), cukup diberikan makan 1 kali sehari. Untuk ukuran ikan yang sudah lebih besar, kita bahkan bisa memberikan makan beberapa hari sekali.
  • Sesuaikan ukuran pakan ikan dengan ukuran ikan. Ikan berukuran kecil jangan dipaksakan untuk diberikan pakan berukuran besar dengan harapan ikan segera besar. 
  • Berikan makan kepada ikan secara teratur. Jangan sampai pakan ikan diberikan sesuka hati atau sesempatnya kita. Usahakan memberikan pakan pada ikan sesuai jadwal yang telah kita atur.
  • Jika ikan sudah terlanjur cakil, jalan satu-satunya adalah dengan cara operasi bibir ikan. Namun hal ini tidak disarankan ya teman, selain menyiksa ikan, resiko buat ikan juga besar.

Penyakit Perut Kembung Pada Arwana
perut kembung pada Arwana

Perut Kembung
Arwana mengalami perut kembung ditandai dengan perut ikan yang membuncit setelah dikasih makan. Lihatlah apakah ada kotoran ikan di dasar akuarium. Jika tidak ada kotoran setelah diberi makan sekitar 4 sampai 5 jam, lalu perut sedikit membuncit, kloaka (lobang pembuangan kotoran) bengkak dan memerah, dipastikan ikan terkena penyakit perut kembung.

Penyebab Ikan Arwana mengalami perut kembung:
  • Penyebab utama adalah bakteri Salmonella sp. Jika tidak segera diobati, bisa menyebabkan kematian.
  • Biasanya bakteri Salmonella ini dibawa oleh pakan yang sudah mati yang tidak steril. Contohnya katak mati / beku (walau kadang pakan hidup juga bisa membawa bakteri ini). Untuk itu, cuci dulu pakan ikan mati dengan air yang dicampur PK, dengan perbandingan 0,25 gram per 5 liter air.
  • Air akuarium yang tercemar dengan bakteri Salmonlla. Biasanya air tanah di kota-kota besar kemungkinan besar bisa mengandung bakteri Salmonella. Untuk itu pastikan air akuarium kita dalam kondisi bagus (jika bisa menggunakan air PAM yang sudah diendapkan atau air galon isi ulang bermerk).

Cara mengatasi Ikan Arwana terserang perut kembung:
  • Ganti air akuarium dengan air berkualitas terlebih dahulu (untuk membuang air yang tercemar).
  • Campurkan obat anti bakteri seperti Tetra Contra Spot, Super Internal, dll ke dalam akuarium. Cukup 3 tetes untuk akuarium ukuran 60 x 30 cm dan 5 tetes untuk akuarium ukuran 80 x 40 cm (dapat disesuaikan sesuai ukuran akuarium).
  • Ulangi proses penggantian air ini 2-3 hari sekali sampai ikan membaik.
  • Jika ikan belum juga mengeluarkan kotoran, sementara jangan diberi makan terlebih dahulu.

Berbagai Penyakit Ikan Arwana Beserta Penyebab Dan Cara Penyembuhannya

Mau Ikan Arwana kesayangan kita tumbuh dan berkembang baik dan memancarkan aura keindahannya secara maksimal? Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memelihara Ikan Arwana supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan maksimal:
  1. Air. Ini merupakan faktor utama agar ikan kita bisa tumbuh sehat dan menampilkan pesonanya secara total. Jangan mengharapkan kita mendapatkan ikan seperti kualitas ikan kontes apabila kwalitas air di akuarium kita tidak dijaga. Air yang bagus untuk Ikan Arwana antara lain: air hujan, air kemasan mineral, air sungai pegunungan, air sumur di pedesaan. Air PAM, air tanah di kota, air sumur di kota tidak terlalu bagus untuk pertumbuhan Ikan Arwana. Minimal penggantian air di akuarium adalah seminggu sekali, dengan maksimal 30% dari air di akuarium kita. Dan jangan lupa, tambahkan garam ikan secukupnya sehabis penggantian air (lebih kurang 0,1% dari volume air).
  2. Pakan Ikan. Seperti yang sudah dijelaskan, sangat baik jika kita memberikan pakan ikan sesuai dengan mangsa di habitat aslinya (seperti berbagai jenis serangga, kodok, ulat, dll). Tidak disarankan memberikan pakan ikan-ikan kecil karena biasanya ikan-ikan ini bisa membawa bibit penyakit yang bisa menyerang Ikan Arwana kita juga.
  3. Filter akuarium. Sistem filtrasi akuarium berguna untuk menyaring kotoran dan menjernihkan air. Filter akuarium yang baik harus mengandung filter biologi dimana filter biologi sendiri berguna untuk mengurangi atau menghilangkan amonia dari air dengan bantuan bakteri dari golongan pengurai amonia. 
  4. Ukuran akuarium. Jangan memelihara ikan ini di tempat / akuarium yang terlalu kecil. Ukuran ideal buat Ikan Arwana dewasa adalah berkisar panjang 150 cm, lebar 80 cm dan tinggi 60 cm. Lebih besar tentunya lebih baik buat Arwana.
  5. Suhu. Karena habitat alami ikan ini adalah di daerah tropis, maka kita harus menyesuaikan juga suhu air di akuarium kita dengan suhu alami di habitat aslinya. Suhu ideal untuk memelihara Arwana berkisar 26-30 derajat Celcius. Jika suhu menurun, kita bisa menggunakan heater untuk menjaga suhu di akuarium.
  6. Pencahayaan. Mau mendapatkan kwalitas Arwana dengan warna yang menawan? Pencahayaan merupakan faktor yang berpengaruh untuk warna Arwana dan kesehatan fisik Arwana. Adalah sangat baik jika Ikan Arwana kita bisa mendapatkan cahaya matahari secara alami. Jika tidak, kita bisa menggantikan dengan lampu ikan hias yang bisa menggantikan fungsi sinar matahari.
  7. Isolasi. Yang dimaksud isolasi adalah memisahkan antara ikan yang sakit dengan ikan yang sehat. Baik itu comtank (sesama Ikan Arwana), atau tankmate (ikan-ikan lainnya di dalam akuarium). Pisahkan ikan yang sakit, agar Aro kesayangan kita tidak tertular penyakit yang sama.

Demikianlah berbagai jenis penyakit Ikan Arwana beserta penyebab dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini bisa membantu kita dalam memahami Ikan Arwana kesayangan kita. Semoga saja Arwana kesayangan kita bisa tumbuh sehat, maksimal dan menampilan keindahan salah satu jenis ikan hias terindah di dunia.


Berbagai Penyakit Ikan Arwana Beserta Penyebab Dan Cara Penyembuhannya

Kesulitan dalam mencari artikel dan barang-barang di blog CNC phoneshop ini kawan? Jangan gundah lagi ya, boleh langsung klik link (tautan) ini saja: kumpulan artikel dan barang-barang yang disediakan CNC phoneshop

118 komentar:

  1. Ada cara lain mengobati sisik nanas paling ampuh, berikut adalah caranya : cara mengobati sisik nanas ikan cupang

    Untuk informasi terlengkap tentang ikan cupang, kunjungi juga ya cupang sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om mau tanya. Kalau lidah arwana patah bagaimana ya obatnya?

      Hapus
    2. patah dalam arti putus sama sekali atau cuma patah bengkok aja?.. kalo putus kayaknya gak bisa numbuh lagi.. kalo bengkok, mngkn bisa normal kembali, mngkn juga gak bisa ya.. tidak ada obatnya pak..

      Hapus
    3. Kalo arwana saya suka berenang di bawah kenapa ya pak?

      Hapus
    4. berenang di bawah dengan kondisi ikan normal (berperilaku normal) atau tidak Pak?.. jika normal, gak masalah Pak.. mngkn Bapak sering memberikan pakan yang tenggelam, jadi ikan terbiasa mencari makan di bawah..

      Hapus
    5. Om saya mau tanya ikan arwana super red saya setelah saya obati pakek pomade sama garam ikan untuk menghilangkan jamur pada tubuh nya sekarang malah matanya berkabut gmna solusinya om

      Hapus
    6. ini sering terjadi, setelah dikasih obat, lalu air akuarium lupa diganti dibiarin begitu saja.. air yg dikasih obat harus diganti jika penyakit ikan sudah sembuh.. kalo dr gejalanya dan kronologinya itu disebabkan air tercemar obat-obatan dan bahan kimia dan lama tidak diganti.. coba ganti air sktr 30% setiap 3 hari sekali, tambahkan sedikit garam ikan, naikan suhu akuarium secara bertahap dgn heater sampai sktr 30-31 celcius.. bila tidak ada kemajuan, boleh berikan acriflavine (dijual online).. semoga berhasil ya Pak..

      Hapus
    7. Maaf....posisi arwana saya sekarang masih berada di permukaan....dan bernapas pendek (megap-megap)....

      Hapus
    8. air sudah diganti Pak?.. kadar bahan kimia / obat di air masih cukup tinggi kayaknya.. ganti air 30% dgn air berkualitas.. ulangi prosesnya setiap 3 hari, sampai ikan kembali normal Pak.. semoga berhasil Pak..

      Hapus
    9. Maaf pak....
      Tapi mata ikan arwana saya sudah memerah....apakah masih bisa diselamatkan yaa...
      Sudah saya kasih hitter..oksigen murni dan airnya saya kasih air galon....

      Hapus
    10. mudah2an masih bisa Pak.. ikutin langkah2 yg saya sebutkan di atas.. terus berusaha Pak, jangan menyerah..

      Hapus
  2. Mau tanya om,,ikan arwana saya d kolam tiba2 badannya kok kayak huruf S ya,,apakah kena bakteri atau jamur,,terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya diserang bakteri dan akibat kualitas air yg buruk.. coba isolasi dulu, ganti air baru yg berkualitas (air galon) dan pakai heater.. mudah2an segela pulih ikannya..

      Hapus
    2. Sudah om,,malahan sudah out ikan saya om,,kemarin saya pindahkan dari kolam ke aquarium

      Hapus
    3. waduh, turut berduka ya pak..

      Hapus
  3. Kak mau tanya apakah benar kalau di kasih makan jangkrik bikin mata ikan arwana katarak terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. mitos aja itu pak.. Arwana saya dari kecil diet jangkrik, matanya ok aja pak..

      Hapus
    2. Pak... kalau bibir bawah arwananya miring, apa bs normal?

      Hapus
    3. miring dr lahir?.. miring seperti apa ya Pak?.. kalo bawaan lahir harusnya memang sudah seperti itu ya..

      Hapus
  4. Gimana kalau mata nya tanggal ya? Gara” katarak apa bisa kembali lagi ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, kalo mata udah sampe tanggal / copot gak bisa ya pak..

      Hapus
  5. Mau tanya pak kemaren arwana saya brenang kebalik terus ga berapa lama mati ciri ciri pas dengan deskrepsi diatas yang saya tanya aquarium bekas ikan tadi penangannya bagaimana bila saya mau memelihara ikan lagi terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. dibersihkan ulang pak akuariumnya, jangan pakai air akuarium yg lama.. kalau bisa, untuk ikan dengan harga lumayan mahal, dianjurkan memakai air yang berkualitas pak..

      Hapus
  6. kalau ikan arwana nya menguap terus kenapa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak hal yang bisa menyebabkan Arwana menguap.. bisa kondisi normal aja, atau bisa juga ada masalah dengan kondisi air yang kekurangan oksigen atau ada yang mengganggu pada bagian rahang Arwana (bisa karena bakteri, jamur, atau kutu jarum).. semoga bisa membantu..

      Hapus
  7. Pak ikam arawana saya ketimpaan talang air atau kaca gara skurr kaca bagian atas patah, skr arwananya cuma diem aja enggak mau makan dan berenang miring miring mohon solusinya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an gak ada cedera organ dalam pak.. kalo cuma stress, coba matiin semua lampu, kalo bisa akuariumnya ditutup dulu pake koran atau kain sampai ikan tidak stress.. mudah2an berhasil ya pak..

      Hapus
  8. Arwana saya nungging pak apakah ini dapat menyebabkan kematian? Semoga dengan cara mengurangi air sampai sepunggung ikan benar benar dapat membuat ikan kembali normal

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya gelembung udaranya bermasalah.. cuma agak susah kalo udah kena gelembung udara ya pak..

      Hapus
    2. Om.. anakan nungging bisa sembuh gak? Dan airnya di pendekkan jd 10cm tp powerhead jd terendam setengah apa tidak rusak atau panas ? Apakah perlu arus dan erator .. awalnya normal air jg cm 20cm namun sering main di arus output dr filter yg cukup kuat (pipa sampai dasar aquarium ) apakah penyebab nungging ? Mohon solusinya om thank 🙏

      Hapus
    3. kalau sampai nungging biasanya agak susah ya pak, tp mudah2an masih bisa.. bisa karena arus yg kuat menyebabkan ikan nungging, kalau dr kasus bapak kayaknya arusnya terlalu kuat.. matikan arusnya pak, pendekin air sampai sebadan ikan.. mudah2an bisa sembuh ya pak..

      Hapus
  9. Om jardini saya berenangnya kaya kagetan gitu, insangnya buka tutup cepat sekali, ikan jadi tidak setenang biasanya.. Dan mulutnya nguap terus.. Lbh sering berenang naik turun di gelembung udara airator.. Mohon bantuan gmn cara penanganannya.. Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. udh berapa lama dipelihara pak?.. udah berapa lama dalam akuarium sekarang ini?.. bisa karena stress, bisa karena kualitas air yg kurang bagus.. jika stress, jangan nyalain lampu terlebih dahulu, dan kalo bisa tutup sementara akuarium dengan koran atau kain.. kalo air kurang bagus, coba ganti dgn air berkualitas (air galon mineral)..

      Hapus
  10. Dan juga ikan tidak mau makan,perut sedikit kembung..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo stress, biasanya ikan tidak mau makan.. kalo perut kembung, bisa disebabkan oleh bakteri salmonella.. apakah kloakanya bengkak dan memerah?.. kalo iya, biasanya disebabkan bakteri salmonella.. pengobatan bisa dengan obat anti bakteri seperti Tetra contra spot, dll.. cukup 3 tetes utk akuarium ukuran 60 x 30 cm.. 5 tetes utk akuarium ukuran 80 x 40 cm..

      Hapus
  11. Mohon Bantuannya, arwana saya abis berantem. Trs lukanya malah numbuh daging. Entah itu jamur atau tumor. Mohon solusinya. Udah dikasih pomate juga blm ada perkembangan. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. daging seperti apa ya pak?.. di bagian mana ya?.. kalo cuma luka biasa, harusnya bisa sembuh sendiri..

      Hapus
    2. Di dagu, daging kayak borok gitu, itu awalnya kecil, lama kelamaan makin nyebar.

      Hapus
    3. mngkn terserang bakteri pak.. coba kasih obat anti bakterial seperti Furazan Gold, Tetracicline atau Gold 100 yang berupa serbuk, dengan takaran 0,5 gram per 10 liter air.. ganti tiap hari air dan ulangi proses yang sama sampai boroknya sembuh.. semoga bisa membantu ya..

      Hapus
  12. Klo arwana berenang di atas terus knp ya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kondisi normal ya, tidak nungging atau megap-megap?.. kalo tidak nungging atau megap-megap, itu wajar pak.. Ikan Arwana merupakan ikan permukaan, lebih sering berada di permukaan air..

      Hapus
  13. Pak ikan arwana saya tidak mau makan jangkrik malah di ambil ama kawannya (sesama arwana), yang pas itu udah dapet tapi dia gak jadi makan jangkrik,gimana yah ? Apa ikannya mau di kasih makanan lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ikan baru apa lama ya pak?.. kalo ikan baru, mngkn bapak bisa tanyakan ke pemilik sebelumnya makannya apa biasanya?.. kalo ikan lama, yg biasanya mau makan jangkrik, sekarang tidak mau makan, mngkn bisa diselang-seling dgn makanan lainnya (ulat hongkong, kodok, dll).. intinya, kalo ikan kita sehat, pada saatnya dia akan makan pak, kalau sudah lapar.. jika hanya beberapa hari saja tidak mau makan, tidak perlu khawatir pak..

      Hapus
  14. Bang mau nanya ,kalau ikan ARWANA baru di beli gak mau makan apakah wajar saja atau kurang ajar bang ,
    Dan apakah boleh ikan arwana di beri makan anak lele,
    Soal nya saya baru beli ikan arwana golden pino 35cm seharga 250 RB bang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih wajar pak, masih dalam tahap adaptasi.. dikasih makan anak lele menurut saya tidak masalah, selama pakan anak lele tersebut sehat dan tidak membawa bakteri / jamur / kutu jarum..

      Hapus
  15. Om ini saya mau tanya, untuk arwana silver saya Sirip atasnya Robek" itu gejala apa ya om?? Atau Ada tanda khusus?? Atau bagaimana?? Atau ada masalah dengan pakann nya? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. ikan digabung dgn ikan lainnya apa sendiri pak?.. kalo digabung dgn ikan lainnya, biasanya perkelahian ikan bisa menyebabkan sirip atas sobek.. kalo sirip ekor yg sobek, bisa diakibatkan penyakit gigit ekor..

      Hapus
  16. pak mau tanya nih klu ikan arwana suka diam d permukaan air kenapa y? klu pakan arwana itu jangkrik ada kelebihan dan kekurangannya ga? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada dasarnya Arwana itu ikan permukaan pak, jadi memang lebih suka berada di permukaan air.. pakan jangkrik tidak masalah pak, selama ikan kita bagus nafsu makannya..

      Hapus
  17. Klaw arwana sisik nya copot, raktor apa ya om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksudnya faktor apa?.. bisa nabrak akuarium pada saat loncat, bisa juga pada saat pemindahan ikan.. tapi jgn khawatir gan, sisik akan tumbuh lagi..

      Hapus
  18. Apakah kumis yang dipotong gara2 bengkok, bisa normal lagi om...

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika kerusakan sungut tidak sampai pangkalnya, mudah2an bisa pak..

      Hapus
  19. Pak kalau mata DE,arwana uda 50cm gmn biar sembuh matanya ya..kesian liatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau sudah ukuran begitu biasanya agak susah ya Pak, tp mngkn boleh dicoba dipindahkan ke kolam atau ke bak yang tertutup semua pinggirannya.. cara instan yg biasanya dilakukan adalah dengan cara operasi Pak, cuma saya sendiri tidak menyarankan..

      Hapus
  20. Misi pak mau tanya, arwana saya diatas ,diem aja, mogok makan,sama sirip bagian ekornya rusak. Solusinya apa ya ? Untuk tankmatenya saya kasih pbass mono sama kelberi lebih kecil dari ukuran dia. Tolong solusinya pak ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. udh berapa hari mogok makan Pak?.. ekor rusak tau disebabkan apa ya Pak?.. utk tankmate ikan pbass atau kelberi ok, tp harus lebih kecil dr ukuran Aro ya Pak.. kalo mogok makan cuma beberapa hari, mngkn ikan lagi stres atau kondisi air yg kurang bagus..

      Hapus
    2. Udah 3 hari ini pak mogok makannya, untuk ekornya kurang tau pak. Untuk ukuran pbasnya lebih kecil dri dia. Untuk air seminggu sekali ganti 30% pak rutin

      Hapus
    3. menurut saya ikan lagi stres.. suhu air apakah cukup Pak?.. jika terlalu dingin, mngkn harus dikasih heater.. jika suhu juga sudah cukup, dan ikan masih begitu, coba utk sementara jangan nyalain lampu dulu, dengan terus memperhatikan kondisi ikan ya..

      Hapus
    4. Agak dingin pak beberapa hari ini, tdi pagi baru tak kasih heater. Semoga aja lebih baik kondisinya

      Hapus
    5. baik Pak, semoga masalahnya teratasi..

      Hapus
  21. Pak, mau tanya, ikan arwana saya awalnya saya kasih obat jamur karena bagian bawah mulutnya terkena jamur. Lalu, saya ganti air nya dan kasih obat jamur lagi, jamurnya sudah hilang tp tidak lama kemudian mata arwana jadi mengembung besar berwarna putih, mata kanan dan kiri sama sama menggembung seperti ikan mata balon. Kira kira knp ya? Dan apa ada saran untuk mengobatinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh, turut berduka Pak.. kalo dr gejalanya dan kronologinya itu disebabkan air tercemar obat-obatan dan bahan kimia dan lama tidak diganti.. coba ganti air sktr 30% setiap 3 hari sekali, tambahkan sedikit garam ikan, naikan suhu akuarium secara bertahap dgn heater sampai sktr 30-31 celcius.. bila tidak ada kemajuan, boleh berikan acriflavine (dijual online).. semoga berhasil ya Pak..

      Hapus
    2. Baik Pak, terima kasih��

      Hapus
  22. Pak, saya baru beli ikan sminggu yg lalu. Di hari kedua ikannya saya kasih makan ulat jerman 12 ekor, stelah beberapa jam ulatnya muntahin lg ulat nya skitar 4 ekor,(mungkin krn kenyang). Skrng ini malah ikannya mogok makan sdh 10 hari.. air sdh dganti, ph 7,9, suhu 30 cm.. gmana y om solusiny? Tutup aja pake koran ya aquarium nya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Skarang sdh saya tutup aquariumnya. Bagusnya brapa hari ya di tutup? Tempo hari itu ikannya muntahin lg ulat jermannya 4 ekor dalam keadaan utuh, dan ada sisa2 kulit ulatnya jg. Ikan prnah beberapa kali jg nempelin mulut ke kaca dan buka mulut (nelan) buih aerator gitu, kekurangan oksigen y itu?

      Hapus
    2. Ikannya arwana golden pak. Sdh 10 hari ini jadinya mogok makan

      Hapus
    3. ukuran berapa ikannya ya Pak?.. sekarang pakannya dikasih pakan apa?.. masih ulat Jerman?.. perilaku ikan normal gak Pak?.. bergerak normal dan lincah?.. kalo perilaku ikan masih normal, coba ganti pakan ikannya Pak, bisa dicoba jangrik dulu..

      Hapus
    4. 30 cm up pak..belum mau makan ikannya, sdh 10 hari, sdh coba jangkrik, ulat jerman, bahkan ikan komet, tp di cuekin smuanya.. ikan mondar mandir aja, mainnya kebanyakan di 3/4 aquarium, panjang aquarium 1 meter. main di tengah dan kadang nyerong ke bawah (ga tau ya ini normal apa gak begini). Sekarang aquariumnya saya tutup, baiknya brapa hari ya di tutup gitu?

      Hapus
    5. Nyium kaca dan mangap (mencoba makan) buih aerator normal ga y? Kan ga normal kan,, karena apa itu ya?

      Hapus
    6. memakai air apa untuk akuarium ya Pak?.. kalo ikan mangap biasanya kondisi air kekurangan oksigen dan kualitas air kurang bagus.. bisa juga ikan lagi stress Pak.. coba tutup 2-3 hari, lalu dicoba pancing buat makan lagi Pak.. kalo sudah mau makan, jangan langsung diforsir.. coba liat perut ikannya Pak, keliatan normal atau bengkak tidak wajar?..

      Hapus
    7. jika perut arwana keliatan bengkak, itu karena ulat jerman memang agak susah dicerna oleh Arwana.. coba pertahankan suhu air di 30 derajat, dan liat perkembangannya Pak..

      Hapus
  23. Pakai air isi ulang pak. Mangap nya itu sekali2 aja, buka mulut lebar, kayak mau muntahin ssuatu. Mungkin mulutnya lg sakit kali y? Perut sih kliatan normal aja. Sdh saya tutup aquariun nya dan saya tunggu 2-3 hari ssuai saran bapak ya,, terima kasih atas pencerahannya pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2 Pak.. kalo dr penjelasan Bapak, kayaknya masalah dari makanannya Pak.. memang jenis pakan SW (Super Worm) agak sulit dicerna.. mudah2an ikannya segera normal kembali Pak..

      Hapus
  24. Pak mau tanya , arwana saya pala nya di atas sambil megap megap, ekornya di bawa sambil miring badannya .. terus badan bagian atasnya kaya terlihat keringg . Itu kenapa yaa ? Harus di apain juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. normalnya Arwana adalah ikan permukaan, jadi lebih sering berada di permukaan air.. selama ikan masih bergerak normal dan lancar makannya, harusnya tidak masalah Pak..

      Hapus
    2. Posisi ikan skrng setengan kebalik , lalu sisik bagian atasnya kering , kalau di pegang dia kesakitan

      Hapus
    3. waduh,bisa karena kekurangan oksigen, masalah di gelembung renang, terserang jamur paku, kualitas air yg buruk, ada kebocoran arus listrik.. coba perhatikan salah satu penyebab di atas Pak.. untuk penanggulangan pertama, ganti air dengan air berkualitas, tinggi air cukup setinggi ikan atau lebih sedikit, jepit ikan dengan kaca atau benda lainnya (agar badan ikan bisa lurus dan normal), aerator letakkan di dekat mulut ikan, tambah sedikit garam ikan, setel heater di 30 derajat..

      Hapus
  25. Om cara ngobatin perut kembung gimana ya, arwana nya baru beli hampir 2 minggu. Jadi awal2 masih mau makan selama 3 harian tapi setelah itu dia mogok makan. Hasilnya perut terlihat lebih besar ketimbang waktu baru beli. Waktu awal d masukin ke aquarium dicampur dengan ikan lainnya dan sempat makan juga ikan2 kecilnya tapi makanan utama yg saya kasih jangkrik. Belakangan ini juga suka ngamuk sendiri hampir tiap hari. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada kotoran ikan gak pak?.. kalo gak ada, takutnya terserang bakteri salmonella.. coba atasi dengan obat anti bakterial seperti Super Internal, Tetra Contra Spot atau Rot Stop dengan ukuran 3 sampai 5 tetas untuk akuarium dengan ukuran 60cm x 30 dan 80 cm x 40 cm.. ganti air dan ulangi prosesnya setiap 3 hari ya Pak.. setel heater pada suhu 30 derajat.. mudah2an berhasil ya Pak..

      Hapus
  26. Suhu apakah ikan kena ks bisa d sembuh kan sedangkan ikan mogok makan baru beli 1 mggu kena ks

    BalasHapus
    Balasan
    1. turut berduka ya Pak.. untuk langkah2 pengobatan KS ada saya tulis di artikel di atas.. coba ikutin langkah2nya ya.. semoga berhasil ya Pak..

      Hapus
  27. Solusi untuk ikan arwana yg cuma diem di sudut aquarium kepala diatas dan ekor dibawah "hampir seperti posisi tegak lurus" namun masih suka berenang renang tetapi tidak seagresif seperti biasa dan biala diberi makan cuma dimasukin mulut langsung dimutahin lagi..mohon solusinya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada beberapa penyebab gan, antara lain: suhu air terlalu rendah, PH air tidak cocok, pemberian pakan berlebihan, kadar nitrit, nitrat dan amoniak berlebih, air tidak diganti dalam waktu lama, air bermasalah.. langkah pertama ganti air akuarium dgn air berkualitas (air galon), jangan dikasih makan dulu, pergunakan heater jika suhu terlalu dingin (setel di 30 derajat celcius).. jangan hidupin lampu dulu, jika bisa, bungkus sekeliling akuarium dgn koran untuk sementara.. semoga berhasil ya Pak..

      Hapus
  28. Minta solusi perawatan arwana sr 15 cm yg baru di beli, karna ikan saya mojok aja sudah 3 hari, sudah set heater 30°, sudah pakai tankmate, sudah pakai arus bawah, sudah matikan lampu, sudah ditutup aquarium.
    Mohon bimbingan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh tau ukuran akuariumnya Pak?.. utk ikan ukuran segitu, akuarium jangan terlalu besar dan air jangan terlalu tinggi.. kalo masih 3 hari masih proses adaptasi biasanya.

      Hapus
    2. 60x30x30 pak
      Tinggi air sekitar 20cm
      Tankmate manfis 3 (kecil)
      Kaviat (seukuran arwana)
      Sapu albino

      Hapus
    3. waduh, terlalu kecil kayaknya akuariumnya Pak.. utk ikan ukuran segitu cocoknya di 120 x 60 x 60.. yg sudah dilakukan udah bener Pak, masih tahap adaptasi mungkin ikannya.. kondisi ikan sehat sebelum dibeli?.. ikan di tempat pembeliannya bergerak normal dan lincah?..

      Hapus
  29. Om ikan arwana saya sungutnya jd bengkok trus ada hitem2nya?? Itu kenapa ya?? Gimana solusinya?? Trus ikan jd d permukaan trus

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin terserang jamur Pak.. jika belum terlalu parah, untuk langkah awalnya, saran saya ikan dipindahin ke akuarium lain atau wadah lainnya.. bener2 baru ya, air yg baru, filter / saringan baru, tambahin garam ikan secukupnya.. jangan dicampur dgn barang2 dr akurium lama.. sementara itu akuarium lamanya kita bersihin sebersih2nya.. bersihin juga filter saringannya.. setelah itu biarkan kering dulu selama beberapa hari sampai jamur di akuarium lama hilang.. semoga berhasil ya pak..

      Hapus
  30. pak saya mau nanya arwana saya ada benjolan merah di belakang knpa ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. di bagian mana ya Pak?.. di bagian dubur atau di bagian tubuh lainnya?.. jika di bagian dubur biasanya karena pemberian pakan yg kurang bersih (obatin aja dgn obat Acriflavine, cukup murah, ada di online).. jika di bagian tubuh lainnya mngkn disebabkan oleh jamur atau kutu jarum (kwalitas air kurang bagus dan juga bisa disebabkan pemberian pakan atau tankmate yang menularkan)..

      Hapus
  31. Maaf pak mau tanya,ikan saya red Banjar ukuran +/-15cm,tadinya nungging kebawah kepalanya trus saya obati sedikit membaik tapi koq ini palah ganti ekornya yng turun yah,
    Mohon pencerahanya pak,
    Terimakasih sehat selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya gelembung renangnya bermasalah Pak.. untuk langkah awalnya, boleh kurangi air sampai kira2 setinggi punggung ikan.. setel heater sktr 30 derajat celcius.. puasakan ikan dulu ikan selama beberapa hari.. semoga berhasil ya Pak..

      Hapus
    2. Siap pak,kalo yng itu sudah 2hari saya lakuin,berarti bener yah pak langkahnya begitu,
      Kita"pake obat aquacare bakterial remedy recommended ga pak bwt ngatasin ikan nungging,
      Soalnya stelah pemakaian ikan berak normal tadinya agak putih,🙏

      Hapus
    3. gangguan gelembung renang biasanya bukan disebabkan bakteri atau jamur Pak.. tp jika memang setelah dipakai menunjukkan perbaikan, boleh dilanjutkan, asalkan air yang mengandung obat tersebut harus sering2 diganti agar tidak menyebabkan gangguan lainnya..

      Hapus
    4. Owh,gitu yh pak,ini dampak dari treatment efek ikan lemas gini ga ppa yah,

      Hapus
    5. lemes gimana ya Pak?.. masih memakai obat?.. kalo masih, air harus sering diganti ya Pak..

      Hapus
    6. Sudah pak rutin diganti,misal malam kasih obat sore dh diganti,kondisi badan/kulitnya normal tidak terlihat ikan pucat/warna pudar,hanya saat berenang nunggingnya tmbah 15°,dan ekor turun,saya pakenya antibiotik supertetra sama metronidazole,ini beberapa hari ga makan apa mungkin aman yh pak 🙏🙏, barang x ada saran pak..

      Hapus
    7. kalo menurut saya pribadi kondisi ikan nungging itu masalah di gelembung renang Pak, jadi tidak bisa diobati dgn obat.. memang masalah ini agak susah diobati, ada cara yg ekstrim, namun tidak disarankan juga.. yang bisa dilakukan coba kurangi air sampai setinggi punggung ikan, dan pakai heater.. mudah2an bisa kembali normal ya Pak..

      Hapus
    8. Siap pak,sudah dilakukan.
      Trimakasih pak,🙏

      Hapus
    9. semoga bisa sembuh ya Pak..

      Hapus
    10. turut berduka ya Pak..

      Hapus
  32. Pak saya mau tanya, ikan saya arwana super red, ukuran 26 - 28 cm, awalnya normal normal saja, lalu saya mengganti air, saat itu ikan arwana megap megap, lagsg saya kasih oksigen tambahan, dan ikan kapiat tandemnya mati, keesokan harinya ikan arwananya kembali normal dan makan juga normal, lalu berdasarkan saran toko ikannya, saya masukkan air sumur yag sudah diendapkan, sehingga aquarium penuh, saya tambahkan tankmatenya ikan kapiat, sejak itu ikan arwana tidak mau makan dan selalu parkir di permukaan dipojok aqyarium, lalu saya keluarkan air aquariumnya setengah saya ganti air RO galon, juga ikannya tidak mau makan sampai 1 minggu, lalu saya turunkan setengah airnya, saya masukkan pomate warna kuning selama 3 hari, juga tidak mau makan dan parkir di pojok aquarium dipermukaan, lalu saya ganti air lagi, juga masih belum mau makan dan parkir dipojok atas aquarium, dan sudah 3 minggu belum mau makan, mohon anjuran

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg pertama kayaknya kualitas air kurang bagus, lalu ikan setres.. jika air masih mengandung pomate, coba ganti dulu 30% dgn air galon bermerk.. pakai heater setel ke 30 derajat.. jangan nyalain lampu dulu dan jika bisa akuarium dikelilingi dulu dgn koran / kain agar ikan tidak setres.. perhatikan terus kondisi ikan, jika sudah mulai normal dan mulai mau bergerak, air harus diganti lagi sktr 30% sampai kandungan pomate dalam air hilang (sering kejadian sisa bahan kimia dalam air menyebabkan gangguan ikan lainnya).. semoga berhasil ya Pak..

      Hapus
  33. Pak Mohon Pencerahannya pak saya punya Aro Jardini Australi ukuran 28-30cm waktu saya ganti air gatau knapa ikan saya loncat jatuh ke lantai,, dan sampai skrg sudah kira" 8hari mogok makan pak,,, untuk penggunaan pomate sudah, terapi daun ketapang sudah, pakai hobi juga sudah tapi tetep gamau makan,,, tapi kondisi ikan agresif pak bahkan sangking agresifnya tankmate kaviat nya suka diuber" ;) ,,,,mohon pencerahannya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo ikan masih bergerak normal, mudah2an tidak masalah.. coba pancing dengan kelabang Pak..

      Hapus
  34. Boleh minta pencerahannya om suhu?.., bila bibir depan bagian atas ikan arwarna saya patah dan jadi sumbing apakah bisa tumbuh kembali bibir depan bagian atasnya Om suhu..🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. ukuran berapa ya Pak?.. bagian yg patah dan sumbing harus dirapiin dulu Pak.. kalo masih kecil, mudah2an masih biaa..

      Hapus
    2. Ukuran ikan aro SB saya 15cm om suhu..

      Hapus
    3. ukuran segitu harusnya masih bisa Pak.. tapi harus dilakukan tindakan perapian dulu agar tidak permanen menjadi cacat..

      Hapus
  35. Salam satu hoby om...mo nanya om..semenjak ikan Sy tanning..kok penglihatan ikan jadi ga normal..jadi klo waktu Sy ksh mkn ga pas trs nyaplok makanannya,terus kadang nabrak kaca,tlng om pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. airnya bening gak Pak sehabis di-tanning?.. sering kejadian air menjadi hijau (keruh) sehabis tanning, ini bisa mengganggu penglihatan ikan.. jika air masih bening, dan perilaku ikan seperti itu, jangan over tanning dulu Pak.. perhatikan ukuran lampu dan sesuaikan dengan ukuran akuarium.. perhatikan terus perilaku ikan, karena tanning itu pasti mengganggu mata ikan (sering kejadian sih mata ikan menjadi DE / Drop Eye)..

      Hapus
  36. Om mohon infonya, dubur arwana golden saya seperti ada tonjolan kecil warna coklat tpi tidak bengkak , bagaimana mengobati nya ya? nafsu makan normal, buang kotoran juga normal, Thanks ya om

    BalasHapus
    Balasan
    1. baru kejadian atau sudah lama ya Pak?.. biasanya dikasih pakan apa ya?.. tonjolan kecil itu harusnya bengkak, dan biasanya ada masalah di pakan ikan yg kurang bersih dan ikan kesulitan mengeluarkan kotoran.. utk langkah awal bisa coba pakai Acrillavin atau jenis Ammonium Sulffat.. cuma hati2 dgn pemberian obat ya, jgn berlebihan dan air harus sering diganti..

      Hapus